Ada apa dengan Dana Desa? Nagari Jorong Tanjuang Alam

Selamat Pagi dunsanak pemerhati kampuang..

Tema : Jangan dibawa Baper, ada apa dengan Dana Desa

Perlu kita ketahui bahwa Program Presiden Republik Indonesia Insinyur Joko Widodo untuk pembangunan desa yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa PDTT 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaaan Dana Desa tahun 2020 Pasal 12 yang berbunyi : “Prioritas Pengunaan dana desa untuk program dan kegiatan bidan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sebagai mana dimaksud dalam Pasal 5 sampai dengan pasal 11 Tercantum dalam Lampiran I dan lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan pada peraturan Menteri..

Pak jorong yang kami Hormat @⁨Jorong Da Ul⁩

Kalau boleh bertanya Anggaran desa dari program pemerintah apakah untuk Wilayah Jorong Tanjuang alam dapat kebagian, kalau dapat kebagaian Nominal nya Berapaa..?
Dan pengunaan dana Desa peruntukan nya Untuk apa..?

Banyak Laporan Bahwa tidak melihat keterbukaan / Transparan tentang Program Dana Desa di alokasikan Kemana..?

Sesuai isi/ Pedoman pengunaan dan desa yang di atur lembar Negara Pada Lampiran I PermendesaPDTT nomor 11 Tahun 2019 tentang Tujuan dan maksud Pengunaan Dana Desa tahun 2020

  1. menjelaskan pentingnya prioritas penggunaan Dana Desa pada bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.
  2. memberikan gambaran tentang pilihan program/kegiatan prioritas dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dan
  3. Menjelaskan tata kelola penggunaan Dana Desa sesuai prosedur perencanaan,Pelaksanaan dan pengawasan pembangunan Desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prioritas penggunaan Dana Desa didasarkan pada prinsip:

  1. Kebutuhan prioritas yaitu mendahulukan kepentingan Desa yang lebih mendesak, dan berhubungan langsung dengan kepentingan sebagian besar masyarakat Desa;
  2. Keadilan dengan mengutamakan hak dan kepentingan seluruh warga Desa tanpa membeda-bedakan;
  3. Kewenangan Desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa;
  4. Fokus yaitu mengutamakan pilihan penggunaan Dana Desa pada 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) jenis kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sesuai dengan prioritas nasional dan tidak dilakukan praktik penggunaan Dana Desa yang dibagi rata.
  5. Partisipatif dengan mengutamakan prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat Desa;
  6. Swakelola dengan mengutamakan kemandirian Desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa yang dibiayai Dana Desa.
  7. Berbasis sumber daya Desa dengan mengutamakan pendayagunaan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa dalam pelaksanaan pembangunan yang dibiayai Dana Desa.

Mohon pak jorong beri penjelasan kepada kami semua yang di grup ini semenjak pak jorong di angkat jadi Jorong tanjuang alam…

Tarimo kasih

Post Author: ADE DWI PUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *