Kata Pengantar P2NP

Kata Pengantar

Dari, demi dan karena Ke-Agungan Asma Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa
Pengasih lagi Maha Penyayang serta demi keselamatan umat manusia
khususnya bangsa Indonesia. saya WARDI.SH selaku Pencetus Sistem
Pedoman Hidup Manusia Tri Falaq Tunggallistik HAKI No : 047721 Tahun
2010, akan menjelaskan beberapa hal penting tentang keberadaan keilmuan Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Pancasila (P2NP) teori 1.3.5.12.60 modul 36 jam, sebagai Pengajaran Pancasila kepada seluruh bangsa Indonesia dan dunia dalam mewujudkan manusia yang berjiwa dan berkarakter Pancasila agar selamat dan bahagia dunia akhirat.

Sesungguhnya membaca, memahami dan mempelajari segala sesuatu
wajib diniatkan semata-mata hanya karena Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa Pengasih lagi Maha Penyayang serta sesungguhnya Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal saling tolong-menolong dalam kebaikan dan kebenaran Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa. bukan untuk saling menjajah dan bukan saling menindas dan semua Ciptaan-Nya dilarang menyembah kepada selain Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh sebab itu keberadaan Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Pancasila
(P2NP) tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah petunjuk/pemahaman tentang ilmu tata cara atau ilmu pembelajaran atau sebuah pedoman tentang bagaimana cara yang efektif dan cepat, logis, serta ilmiah (Bukan Doktrin) dalam menanamkan (menginstal) Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam rangka menyelamatkan kebangsaan Indonesia yang bersuku-suku agar selamat dari segala bentuk kebiadaban dan kehancuran moral yang selanjutnya menjadi bangsa Mercusuar dunia.

Adapun Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Pancasila (P2NP) berasal dari
perpaduan antara 12 Nilai-Nilai luhur yang terdapat di dalam Pancasila dengan ilmu Sistem Pedoman Hidup Manusia Tri Falaq Tunggallistik. Perlu kita pahami dengan seksama bahwa keberadaan konsepsi dasar dari keilmuan Sistem Pedoman Hidup Tri Falaq Tunggallistik sebenarnya sudah banyak dipraktekkan dalam sejarah kehidupan dan peradaban umat manusia sejak awal penciptaan Nabi Adam, Zaman Kenabian, Zaman Kerajaan, Zaman Kesultanan bahkan dipraktekkan dalam Adat Istiadat Suku bangsa Nusantara bahkan juga dalam rumah tangga serta dalam diri manusia dan juga saat sekarang ini banyak digunakan oleh umat manusia sebagai konsepsi dasar penyempurnaan ilmu pengetahuan diseluruh dunia seperti pembuatan Komputer, Handphone, Mobil, Sepeda Motor, Nuklir dan masih banyak lagi.

Dari hasil pengkajian beberapa kisah zaman peradaban manusia yang saya
lakukan ternyata konsepsi dasar Sistem Pedoman Hidup Manusia Tri Falaq
Tunggallistik. Apabila dilaksanakan/dijalankan dalam segala kehidupan dengan baik, maka mendapatkan hasil yang sangat mengejutkan dan sangat menggembirakan untuk ditauladani kita semua agar hidup ini mencapai kesempurnaan, apalagi kalau dipadukan dengan 12 Nilai-Nilai luhur yang terdapat di dalam Pancasila yang selanjutnya diterapkan dalam segala kehidupan bangsa Indonesia, mulai diri pribadi sampai kehidupan berbangsa dan bernegara akan lebih baik dan luar biasa hebatnya.

Dan saya selaku Pencetus sangat yakin pengajaran Pedoman Penanaman
Nilai-Nilai Pancasila (P2NP) akan membawa bangsa Indonesia keluar dari
kekacauan, kehancuran ahklak dan moral serta mampu mengarahkan generasi bangsa Indonesia kembali kepada ajaran luhur agama dan ajaran luhur adat istiadat nenek moyang bangsa Nusantara yang sejati, akhirnya bangsa Indonesia akan mampu menjadi bangsa yang besar bangsa pemimpin yang berakhlak, bermoral, berprikemanusiaan, adil dan beradab di antara bangsa-bangsa lain di dunia dan bukan bangsa kuli, bangsa jongos seperti saat ini.

Selanjutnya saya berterima kasih kepada Istri saya dan kawan-kawan
seperjuangan yang telah memberi dukungan selama ini baik moril maupun materil yang selama ini diberikan demi selesainya buku Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Pancasila (P2NP) ini yang tidak henti-hentinya memberikan dorongan, motivasi yang luar biasa dan saya belum sempat membalasnya dan semoga Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa memberikan imbalan amal ibadah yang sebesar-besarnya.

Jakarta, 27 September 2016

Pencetus, Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Pancasila (P2NP)

Teori, 1.3.5.12.60 modul 36 jam

WARDI.SH.KMM

Pangeran Nata Gama Amantubillah
Tuan Panggulubalang Harajaan.
Bhre Wrtansancaya IX

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *