Haidar Alwi Care Siapkan Ambulans Gratis dan Biaya Penyelenggaraan Jenazah untuk Orang Miskin

Jakarta – Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya datang dari Penanggungjawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi. Haidar Alwi Foundation melalui Haidar Alwi Care siap hadir untuk memberikan pelayanan ambulans gratis bagi warga kurang mampu dan membutuhkan.

Untuk tahap awal, ambulans gratis antar-jemput ke rumah sakit atau ke pemakaman akan hadir di wilayah Jabodetabek.

“Akan segera kami launching dalam waktu dekat ini. Selain ambulans gratis, kami juga akan membantu biaya penyelenggaraan jenazah bagi warga kurang mampu dan membutuhkan,” ujar Haidar Alwi, Senin (12/8/2019).

Meskipun bersifat gratis, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan terbaik sebagai wujud rasa kemanusiaan atau kepedulian terhadap sesama.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami adakan secara bertahap hingga nanti juga tersedia di daerah lain,” tuturnya.

Nama besar dan kepedulian tokoh nasional anti radikalisme dan intoleransi itu memang sudah tidak asing lagi di kalangan relawan maupun organ pendukung Jokowi.

ARJ yang menaungi hingga 800 organ relawan memiliki peranan penting di balik kemenangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019. Sepak terjang dan program kerja ARJ yang membawa dampak nyata bagi masyarakat semakin melambungkan nama Haidar Alwi. 

Sebut saja program santunan satu juta anak yatim dan dhuafa yang dimulai sejak Jokowi-Ma’ruf dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang kredibel pada 17 April silam.

Pada Idul Adha 2019, Haidar Alwi dan ARJ menyumbangkan 20 ekor sapi qurban berbobot mulai 700 kilogram sampai 1.200 kilogram (1,2 ton).

Selain itu, Haidar Alwi juga terkenal vokal dalam menyerukan perlawanan terhadap intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Ia sangat prihatin karena Intoleransi dan radikalisme berkembang pesat sejak Pilkada DKI 2017 lalu. Bahkan, kelompok tersebut secara terang-terangan ingin mengganti ideologi Pancasila dengan khilafah.

“Intoleransi yang berkembang pesat akan naik menjadi radikalisme. Kelompok radikal jika terus dibiarkan akan menjadi teroris. Kita melihat bagaimana negara timur tengah dihancurkan, maka pola yang sama juga terjadi di negara kita ini. Ini bahaya dan ancaman serius, jangan dianggap remeh. Kobarkan semangat, rapatkan barisan, pererat persatuan dan kesatuan bangsa untuk memerangi radikalisme dan intoleransi,” tutur Haidar Alwi. (HAM)

Sumber: 45terkini.com

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *